Minggu, 06 Agustus 2017

Anggaran DPR Harus Di Pangkas , Karena Untuk Mengurangi Utang Indonesia

Sangat Mengejutkan Peryataan Srimulayani Sore Ini : Anggaran DPR Harus Di Pangkas , Karena Untuk Mengurangi Utang Indonesia Yang Mencapai Rp,3.706.52Triliun Karena Anggaran Anggaran Yang Ngak Ada Hasil, Dengan Pemangkasan Anggaran DPR . Maka Indonesia Tidak Akan Utang Lagi Rakyat Akan Makmur Dan Sejahterah.!!!

Banyak yang nyinyir dengan utang Indonesia yang mencapai Rp3.706,52 triliun. Media-media memberitakan bahwa utang Indonesia kian membengkak di bawah pemerintahan Jokowi. Ada juga yang bilang di masa pemerintahan Jokowi utang Indonesia adalah yang paling besar. Para ahli ekonomi (mau pun yang bukan) mengusulkan agar Indonesia membiayai anggaran dengan kekuatan sendiri tanpa mengandalkan utang luar negeri. Apakah bisa?

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani bisa saja Indonesia tidak berutang, tapi dengan satu syarat harus ada pemangkasan anggaran. Sri Mulyani juga mencontohkn bahwa penerimaan negara tahun 2017 sebesar Rp1.736 triliun, dan belanja negara sebesar Rp2.133,2 triliun. Maka diperkiraan ada defisit anggaran tahun 2017 sebesar Rp397,2 triliun atau 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Karena ada defisit anggaran sebesar Rp397,2 triliun maka Indonesia perlu mendapat pinjaman dari pihak luar, bisa dengan cara bilateral, dari Bank Dunia atau pun Indonesia menjual Surat Utang Negara (SUN). Kalau tidak mendapat pinjaman dari luar, maka Indonesia tidak akan dapat menutupi defisit anggaran yang ada.

Menteri Keuangan Sri Mulyani pun memberikan tantangan, jika defisit anggaran yang ada tidak ditutup dengan utang maka salah satu caranya adalah dengan memotong anggaran belanja negara. Jadi Kementerian Keuangan harus memotong sekitar Rp397,2 triliun.

“Kira-kira kalau (anggaran yang dipangkas) hampir Rp 400 triliun, (anggaran) apa dulu yang kami potong? Saya minta, kita buat polling,” kata Sri Mulyani, di Forum Merdeka Barat 9, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2017), yang mana dikutip dari kompas.com.

Ya, pertanyaan pertama adalah anggaran mana yang harus dipangkas? Menurut Sri Mulyani gaji tidak bisa dipotong terutama gaji TNI/Polri, gaji guru juga tidak boleh dipotong. Anggaran pendidikan atau kesehatan juga tak mungkin untuk dipotong, lalu anggaran mana yang harus dipangkas?
“Gaji kan enggak mungkin saya potong. Kalau gaji, bayar listrik, gaji TNI/Polri, gaji guru enggak boleh saya potong, apa anggaran pendidikan atau kesehatan boleh saya potong?” kata perempuan yang akrab disapa Ani tersebut.

Bukan itu saja, Kementerian Keuangan juga tidak mungkin memangkas bantuan sosial dan pembangunan infrastruktur. Kalau dipangkas maka proyek-proyek seperti Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT) akan mangkrak. Tentu hal-hal penting ini tidak mungkin akan dipangkas oleh Kementerian Keuangan. Kalau sampai terjadi, apa bedanya dengan era SBY yang infrastrukturnya banyak yang mangkrak? Padahal saat itu SBY juga banyak berutang, bahkan ketika dilantik saja Presiden Jokowi sudah mendapat warisan utang sebesar Rp2.700 triliun.

Karena Kementerian Keuangan tidak mungkin memangkas anggaran belanja yang berkenaan dengan gaji TNI/Polri, gaji guru, anggaran pendidikan, anggaran kesehatan, anggaran infrastruktur maka anggaran manakah yang bisa dipangkas jika Indonesia tidak menutupi defisit anggarannya dari utang?

Saya sih mengusulkan agar seluruh anggaran belanja DPR distop saja. Toh selama ini tidak ada hasil yang positif dari kinerja DPR-RI. Pembahasan-pembahasan Undang-undang pun terkesan molor. Bahkan Rancangan Undang-undang tentang terorisme pun sampai sekarang belum juga disahkan oleh DPR. Padahal Undang-undang tersebut sangat urgen karena ancaman terorisme sudah sangat mengkhawatirkan. Tapi, DPR masih terkesan santai-santai saja.

Malahan sekarang DPR sedang menggebu-gebu untuk memperlemah KPK. Hak Angket KPK digulirkan karena ada anggota DPR yang dijadikan tersangka oleh KPK. Bahkan Ketua DPR sendiri pun sudah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP. Tak tanggung-tanggung untuk mengadakan Hak Angket kepada KPK saja DPR menganggarkan dana sebesar Rp3,1 milyar rupiah. Padahal Hak Angket tersebut hanya ingin menunjukkan bahwa DPR masih sebuah lembaga yang punya power di Indonesia. Apa iya? Malahan oleh rakyat Indonesia DPR sudah tidak mempunyai legitimasi lagi. Dan rakyat Indonesia tidak merasa diwakili oleh mereka.

Makanya jika Indonesia tidak lagi boleh berutang untuk menutupi defisit anggaran belanjanya, dan harus memangkas anggaran belanjanya maka yang pertama-tama yang harus dipangkas adalah anggaran belanja DPR. Kalau bisa semuanya, karena tidak ada yang positif yang dihasilkan oleh DPR selama ini.

Saya kira begitu saja…

.

Jumat, 21 Juli 2017

Mengapa Kiyai Ma'ruf Amin Berubah Sikap terhadap Perppu Ormas ???

Setelah pemerintah mengeluarkan Perppu tentang Ormas No 2 tahun 2017 dan selanjutnya menuai protes dari berbagai kalangan, maka kiyai Ma'ruf Amin sebagai ketua MUI dan Rais Am PBNU berusaha meyakinkan kepada umat bahwa Perppu Ormas tidak akan membuat pemerintah repressip, intinya secara pribadi  mendukung, meskipun secara organisasi baik MUI atau NU belum menentukan sikap secara resmi.

Namun belum seminggu kiyai Ma'ruf Amin berubah sikap, menurut saya mengejutkan, yaitu mengingatkan  agar pemerintah tidak berbuat sewenang wenang dalam membubarkan Ormas.

Mencermati perubahan sikap kiyai Maruf Amin ini, maka muncul berbagai sepikulasi ;

Pertama, Mungkin kiyai Ma'ruf Amin mulai mempercayai spikulasi dari berbagai pihak bahwa asbabun nuzul Perppu Ormas dikeluarkan adalah didorongan dari pihak pihak yang balas dendam atas kekalahan dalam pilkada DKI dengan kedok untuk menjaga ideologi Pancasila, karena itu kiyai Ma'ruf bicara lantang dan setengah mengancam agar pemerintah tidak sembarangan membubarkan Ormas.

Kedua, Kiyai Ma'ruf Amin mulai menyadari bahwa Perppu Ormas ternyata tidak hanya untuk HTI, tetapi melebar kemana mana sebagaimana artikel prof Mahfud Md, bahwa *Perppu Ormas ini pemerintah bisa dengan mudah membubarkan semua Ormas termasuk NU, Muhammadiyah* bahkan MUI sendiri bisa dengan mudah di bubarkan, apalagi belakangan ini *telah muncul desakan dari berbagai kalangan khususnya Ahoker agar MUI dibubarkan karena fatwanya telah menyebabkan kegaduhan dan kekerasan bahkan konflik di masyarakat*.

Ketiga, kiyai Ma'ruf nampaknya menyadari bahwa Perppu Ormas yang  menghukum orang tanpa melalui proses pengadilan, adalah *bertentangan dengan ajaran Islam* dan jika ada masyarakat memintak fatwa ke MUI, maka dipastikan akan keluar fatwa bahwa *Perppu tentang Ormas ini hukumnya HARAM*, sebab dalam ajaran Islam yang bersumber dari al-Quran, alhadist dan kitab kitab fiqih, telah jelas dan bahkan menjadi *ijmak ulama* tidak membenarkan menghukum orang tanpa melalui proses pengadilan, hal ini didasarkan pada sebuah hadits nabi SAW;
.*.البينة علي المدعي واليمين علي من انكره....
Hadist ini jelas memberi ruang pada pihak tertuduh membela diri, karena itu dalam kitab fiqih ada bab khusus tentang *alqadha* yaitu bab tentang peradilan, didalamnya ada ketentuan *tidak boleh menghukum tanpa proses pengadilan*

Keempat, kiyai Ma'ruf mulai memahami bahwa *Perppu Ormas bertentangan dg konstitusi, demokrasi, melanggar HAM*, dan memberi peluang pemerintah besikap otoriter, sebagaimana ilustrasi prof Makhfud Md, .."sekarang memang pemerintah lagi dekat dengan NU dan Muhammadiyah, tapi jika berubah sikap, maka dengan muda pemerintah membubarkannya, intinya Perppu Ormas melebar kemana mana, tidak hanya HTI.

Kelima, kiyai Ma'ruf Amin nampaknya mulai menyadari bahwa Perppu Ormas berpotensi memecah belah umat Islam, karena itu beliau mulai lantang mengkritisi perppu ini, dan mengingatkan agar pemerintah tidak sewenang wenang membubarkan ormas karena bisa memicu gesekan umat dibawa.

Ke Enam, kiyai Ma'ruf mulai menyadari bahwa *Perppu Ormas yang ketentuannya menghukum anggota organisasinya adalah bertentangan dengan ajaran Islam*, sebab ketika fathul Makkah Nabi Muhammad SAW tidak membenarkan menghukum masyarakat Makkah ketika itu meskipun terlibat dalam kelompok penentangan, onar dan bahkan kekersan terhadap umat Islam, tetapi nabi hanya menghukum elit elitnya saja yaitu orang yang berperan sebagai provokator, sedangkan anggotanya tidak dihukum.

Demikian berbagai kemungkinan mengapa kiyai Maruf Amin mulai kritis terhadap Perppu, karena *dalam tinjuan syar'i , konstitusi, HAM ternyata Perppu Ormas itu bermasalah*

Wallahu 'alam bishowab

Mukhlas Syarkun
Jakarta, 20/7/2017

DUNIA YANG TERBALIK

Indonesia mayoritas Islam, tapi, yang paling disudutkan Muslim.

Lebih serem yang pake cadar, dari pada yang pake rok mini.

Lebih serem orang berjenggot, dari pada yang tatoan.

Pake baju tauhid ditangkep, pake baju PKI gapapa.

Lebih curiga sama yang rajin ibadah di mesjid, dari pada orang yang mabok-mabokan dan judi.

Diduga teroris langsung tembak, bandar Narkoba Internasional bisa di nego.

Lebih mentolelir aliran sesat, dari pada syariat.

Dunia sudah kebolak balik?


Yang nyunnah – radikal
Yang nyeleneh – toleran

Yang jilbab syar’i – ekstrem
Yang ga pake jilbab – cantik

Yang menikah lagi - Penjahat
Yang main pelacur - Biasa lelaki

Yang muda sholat 5 waktu – Waspadai
Yang muda ga sholat – masih muda

Yang jenggotan rajin ke masjid – teroris
Yang jenggotan rajin dugem – keren

Yang ke majelis ta’lim pekanan – Fanatik
Yang ke bioskop harian – gaul

Yang hapal Al Qur’an 30 juz – militan
Yang hapal banyak musik – hebat

Yang anaknya di jilbabin – Keterlaluan, melanggar HAM
Yang anaknya pake rok mini – imutnya

Yang pakai baju koko – sok alim
Yang ga pake baju – jantan

Yang hariannya bicara Islam – sok ustadz
Yang hariannya ghibah – up to date

Media islam – radikal
Media porno – kebutuhan
.
Buka Mata Hati Anda hai manusia!

ﺑَﺪَﺃَ ﺍﻟْﺈِﺳْﻠَﺎﻡُ ﻏَﺮِﻳﺒًﺎ ﻭَﺳَﻴَﻌُﻮﺩُ ﻛَﻤَﺎ ﺑَﺪَﺃَ ﻏَﺮِﻳﺒًﺎ ﻓَﻄُﻮﺑَﻰ ﻟِﻠْﻐُﺮَﺑَﺎﺀِ

“Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.”
 (HR. Muslim no. 208)

Sahabat bertanya siapa kah orang asing itu,
Nabi shallallahu alaihi wa sallam  menjawab:
Mereka ialah orang-orang yang senantiasa melakukan kebaikan di tengah kerusakan.
(HR. Ahmad) .

Dan ingatlah bahwa kalian semua PASTI MATI dan hanya kepada Allah Tabaroka wa Ta'āla kalian akan kembali serta dimintai pertanggung jawaban atas segala perbuatan kalian


Maka segeralah bertobat selagi masih ada kesempatan..

Senin, 03 Juli 2017

Produk Baru Revolusioner Memberikan Harapan kepada Mereka yang Menderita Dari Mendengkur kronis

Mendengkur. Sangat. Cukup buruk bahwa istri saya tidak hanya mengeluh, tapi juga takut kalau saya tidur apnea. Dan aku juga takut. Takut aku akan harus mengenakan topeng CPAP yang ditakuti. Sangat? CPAP? Saya baru berumur 40 tahun. Aku belum siap untuk itu. Tapi ya, aku mendengkur. Plus, saya merasa lelah - sepanjang waktu.

Saya menyangkalnya untuk sementara waktu, seperti kebanyakan pria. Kemudian istri saya cukup banyak memaksa saya untuk melihat ke dalam masker pernapasan CPAP untuk menyembuhkan mendengkur saya. Aku benci memikirkannya. Aku benci memikirkan pengaturan itu. Suara itu. Pembatasan yang tidak nyaman. Dan aku benci memikirkan bepergian dengan itu (mengambil CPAP berlibur harus menjadi buzzkill serius).
baca juga : cara sehat mengobati stress
Tapi saya tidak tahu ada alternatifnya. Sampai sekarang. Sejujurnya, saya bisa menjadi keras kepala. Saya menunda melakukan sesuatu tentang mendengkur saya selama bertahun-tahun. Istri saya tidak senang, tapi hei, saya tidak mendengar suaraku mendengkur, jadi kupikir itu bukan masalah besar. Tapi apnea tidur membangunkan saya (maafkan pun). Akhirnya aku menyerah, dan bilang aku akan melakukan penelitian. Dan saat itulah mataku terbuka. Saya tidak hanya belajar banyak tentang mendengkur dan Obstructed Sleep Apnea (OSA), saya juga menemukan solusi bagus yang tidak memerlukan CPAP.
Inilah yang saya temukan:
Untuk memulai, saya mengetahui bahwa mendengkur adalah masalah besar, dan merupakan indikator OSA, yang menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti:

    Asam surutnya
    Sering buang air kecil malam hari
    Hilang ingatan
    Pukulan
    Depresi
    Diabetes
    Serangan jantung

Jadi saya terus meneliti dan menemukan sebuah studi kasus - yang mengubah segalanya. Ini diterbitkan oleh Divisi Kedokteran Tidur Bagian Kedokteran Virginia Bagian Timur dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, dan menyimpulkan bahwa mengenakan dagu sederhana tidak hanya merupakan perawatan yang paling sederhana untuk mendengkur dan OSA, tapi juga paling efektif.

Lebih baik dari perangkat CPAP ...

Lebih baik dari nasal strip ...

Dan tentunya lebih baik daripada mendengkur.
Haruskah saya mencobanya? Apa Anda sedang bercanda?
Tali dagu sederhana? Aku berlari pada kesempatan - maksudku, mengapa tidak mencobanya?

Dan BAM - itu dia. Saya mendengkur dan tidur apnea segera sembuh.

Tali dagu (dikenal sebagai MySnoringSolution) adalah kesederhanaan dikombinasikan dengan pemikiran medis lanjut, dan hasilnya mengesankan. Ini bekerja dengan mendukung rahang bawah dan lidah, yang mencegah penghalang jalan napas (ini adalah penyebab mendengkur dan sleep apnea yang paling umum). Intinya: itu berhasil.

Ya, ya, ya, saya tahu tali dagu revolusioner ini bukanlah pakaian tidur yang paling menarik yang bisa Anda temukan, tapi ini sejuta kali lebih baik daripada mesin CPAP, dan istri saya bahagia (dan Anda tahu apa yang mereka katakan tentang istri bahagia ... ). Plus, bahan yang ringan sangat nyaman. Aku bahkan tidak tahu itu ada.

Ribuan orang menggunakan tali dagu MySnoringSolution untuk tidur nyenyak dan nyenyak. Aku tahu aku tidur lebih dalam dari sebelumnya - tali dagu sederhana ini telah mengubah hidupku.

Minggu, 26 Maret 2017

Hari Perempuan Internasional: Apakah Relevan Hari Ini dibanding 108 Tahun Lalu ?

Hari Perempuan Internasional adalah hari yang didedikasikan untuk penyebab dan perayaan perempuan di seluruh dunia. Ini adalah hari untuk wanita harus dirayakan dan dihormati atas kontribusi mereka terhadap keberhasilan laki-laki dan keluarga dan masyarakat pada umumnya. Ini adalah hari yang didedikasikan untuk merayakan wanita dalam hidup Anda dan menghormati mereka yang telah terkena dampak Anda dalam semua cara. Hal ini dirayakan setiap tahun pada tanggal 8 Maret.
 Hari Perempuan Internasional: Apakah Relevan Hari Ini dibanding 108 Tahun Lalu ?

Sejak Hari Perempuan Internasional tidak memiliki organizer tunggal atau agenda, yang tersisa untuk perempuan di mana-mana untuk menentukan bagaimana mereka ingin menggunakannya. Hal tersebut diserahkan kepada perempuan di semua negara untuk menentukan apa hari berarti bagi mereka, dan apa yang mereka capai di hari set. Kebanyakan wanita dalam kehidupan publik atau swasta menggunakan kesempatan itu untuk mengatasi isu-isu gender seperti kesehatan reproduksi, kesetaraan gender, kekerasan terhadap perempuan, pendidikan anak-anak, mutilasi alat kelamin perempuan, cuti hamil dan libur dibayar antara lain.

Bagaimana perayaan Hari Perempuan Internasional dimulai?


Hari Nasional Perempuan pertama diadakan di AS pada 23 Februari 1909. Kemudian pada tahun berikutnya pada tahun 1910, Konferensi Internasional Wanita Bekerja berlangsung di Denmark - di sini seorang wanita, Clara Zetkin, menyarankan bahwa perempuan di mana-mana merayakan diri pada yang diberikan hari dalam setahun. Lebih dari 100 perempuan dari 17 negara yang hadir dalam pertemuan tersebut sepakat untuk saran dan ini adalah awal dari Hari Perempuan Internasional.

Baca juga : Heroiknya Massa Aksi Bela Islam 212 Jakarta

Benih ditanam pada tahun 1909 tetapi sebenarnya mulai tumbuh pada tahun 1911 ketika Hari pertama Perempuan Internasional yang diselenggarakan di Swiss, Denmark, Austria, dan Jerman pada tanggal 19 Maret 1911. Dan pada tahun 1913, 8 Maret menjadi ditunjuk sebagai hari resmi untuk perayaan Hari Perempuan Internasional. Dulu disebut sebagai hari "wanita" tapi harus berubah ke hari "perempuan" di sekitar tahun 1940; dan PBB meratifikasi konsep global pada tahun 1975.

Bagaimana perempuan di mana-mana merayakan IWD itu?


Tidak ada cara khusus yang IWD harus dirayakan, tetapi wanita di mana-mana menggunakan kesempatan itu untuk menekan hak-hak perempuan. Hal ini dirayakan sebagai hari libur resmi untuk perempuan di beberapa negara dan mereka tinggal off dibayar dan tidak dibayar kerja. Dan digunakan untuk mendorong inklusivitas politik dan kesadaran bagi perempuan di beberapa negara. Beberapa wanita lain di beberapa negara menggunakan hari untuk menghormati wanita luar biasa yang telah berjuang untuk hak-hak perempuan dan memimpin penyebab politik perempuan pada umumnya. Umumnya berbahasa, orang di mana-mana menggunakan hari untuk merayakan prestasi hak-hak sosial, ekonomi, budaya dan politik perempuan dalam masyarakat.